Patah Tulang Paha Setelah Jatuh dari Pohon, Begini Kondisi Pak Ilyas

Patah tulang
Setelah jatuh dari pohon, Pak Ilyas kini hanya tinggal dikasur (terkini.id)

Terkini.id, Barru – Tulang paha kirinya patah setelah jatuh dari pohon enau, hampir dua bulan Pak Ilyas hanya tinggal dikasur.
Hanya bisa duduk dan berbaring saja.

Kondisi paha kiri Pak Ilyas (terkini.id)

Kesehariannya memanjat pohon enau, memanen tuaknya dan menjualnya kini tak dapat lagi dilakukannya. Padahal inilah satu-satunya sumber ekonomi keluarganya.
Termasuk menghidupi seorang isteri dan tiga orang anaknya yang masih kecil-kecil.

Bahkan minggu lalu, anak pertama dan keduanya yang masing-masing duduk di kelas 6 dan kelas 4 Sekolah Dasar telah disuruhnya berhenti sekolah.

“Anak-anak saya merengek terus minta uang jajan kalau mau ke sekolah, sedang saya tak punya sama sekali, akhirnya saya suruh berhenti sekolah.” cerita Pak Ilyas.

Kisah ini diliput beberapa media online beberapa waktu lalu. Dan mengundang orang-orang baik mengunjungi beliau.

“Anak saya sekarang sudah sekolah kembali setelah datangnya orang baik yang kasi uang 100 ribu rupiah.” Pak Ilyas melanjutkan ceritanya.

“Ibu Desa juga sudah mengunjungi saya, beliau banyak bantu saya, ada juga beberapa orang dari Barru. Terimakasih semua bantuannya.” Imbuh pak Ilyas.

Pak Ilyas termasuk salah satu keluarga kurang mampu di kampungnya, beliau termasuk penerima bantuan pemerintah termasuk bedah rumah.

Keluarga Pak Ilyas termasuk penerima bantuan pemerintah. (terkini.id)

Pak Ilyas sempat dirawat dirumah sakit selama dua hari, namun harus dirujuk ke rumah sakit di kota Parepare membuat Pak Ilyas mengambil keputusan untuk pulang dan dirawat keluarga dirumah.

“Saya kepikiran biaya hidup selama di rumah sakit, juga anak-anak saya yang masih kecil. Akhirnya saya minta dipulangkan ke rumah saja.” kata pak Ilyas.

 

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ratusan Santri Tahfidz Masuk Pondok, Masjid Kurir Langit Lakukan Rapid Test Massal

JK Ucapkan Selamat Pada Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar

Kepala SMP Islam Athira Menangis Haru Dalam Penamatan Virtual

Digelar Online, Penamatan SMA Islam Athirah 1 Makassar

Durasi 7 Menit, Ini Isi Khutbah Ustadz Kamaruddin Hasan di Masjid Nurul Ittihad

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar