Tiba di Pelabuhan Garongkong, Satu Penumpang Kapal Ferry Awu-Awu Status ODP

Barru
Posko Kesehatan Penangan Coronan Pelabuhan Garongkong (foto : ist)

Terkini.id, Barru – Tiba di Pelabuhan Garongkong pada hari Sabtu 21 Maret 2020 semua penumpang Kapal Ferry Awu-Awu diperiksa.

Kedatangan Kapal Fery Awu-Awu di Pelabuhan Garongkong disambut sejumlah petugas Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Pemkab Barru yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona. Petugas memeriksa suhu badan semua penumpang yang turun termasuk Anak Buah Kapal.

Tim kesehatan yang dibantu petugas Dinas Perhubungan dan Kepolisian Sektor Barru mendirikan posko khusus di Pelabuhan Garongkong melalui mobil layanan.

Di posko ini disiapkan hand sanitizer dan mobil ambulance.

Dalam pemeriksaan ini, satu penumpang harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan khusus setelah diketahui mengalami batuk, meski suhu tubuhnya normal.

Penumpang yang akan melanjutkan perjalanan daratnya ke Gowa ini, sebelumnya dari Malaysia kemudian transit di Batulicin dan menempuh perjalanan laut menggunakan Fery Awu-Awu ke Pelabuhan Garongkong.

“Satu dikirim ke rumah sakit karena Penumonia atau TBC. Informasi sementara, yang bersangkutan telah lima bulan batuk, dan tujuannya ke Kabupaten Gowa,” ujar Damis, Kepala UPTD Puskesmas Garongkong.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona, Abustan menambahkan, langkah yang dilakukan itu untuk memback up UPP Pelabuhan dalam memeriksa kesehatan para penumpang yang tiba di Barru.

“Sampai beberapa hari kedepan, tim akan terus bersiaga, terutama jika ada kapal penumpang tiba di pelabuhan,” kata doktor di bidang perencanaan itu.

Selain pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Garongkong, langkah yang sama juga dilakukan di Pelabuhan Awerange.

Selain itu Pemkab Barru juga massif sosialisasi antisipasi Corona ke masyarakat Barru.

Pemkab Barru turut mengintensifkan penyemprotan desinfektan ke sejumlah tempat seperti di perkantoran, tempat pelayanan umum, maupun rumah ibadah.

Sebelumnya juga telah dikeluarkan berbagai kebijakan. Diantaranya meliburkan sekolah dan memindahkan proses belajar-mengajar ke rumah, menutup sementara tempat wisata, serta menghimbau tempat hiburan untuk tidak beraktivitas.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ratusan Santri Tahfidz Masuk Pondok, Masjid Kurir Langit Lakukan Rapid Test Massal

JK Ucapkan Selamat Pada Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar

Kepala SMP Islam Athira Menangis Haru Dalam Penamatan Virtual

Digelar Online, Penamatan SMA Islam Athirah 1 Makassar

Durasi 7 Menit, Ini Isi Khutbah Ustadz Kamaruddin Hasan di Masjid Nurul Ittihad

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar