Didi Kempot Dikenal Sebagai Muallaf yang Dermawan, Sebelum Wafat Bangun Masjid di Ngawi

Didi kempot
Didi Kempot dan Gus Miftah (foto:ist)

Terkini.id, Jakarta– Penyanyi campur sari Didi Kempot wafat pada Selasa 5 Mei 2020 pagi. Didi yang oleh jutaan penggemarnya dijuluki Lord of The Broken Heart itu wafat di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, akibat serangan jantung.

Lahir dari keluarga seniman, perjalanan rohani dan spiritual pemilik nama lahir Doinisius Prasetyo tersebut terbilang penuh warna.

Dilansir dari dari blog Gelatik Records Indonesia, Didi yang awalnya seorang Nasrani, dan mrmilih menjadi mualaf sejak menikahi Yan Vellia yang merupakan partner kerjanya di konser-konser outdoor.

Penyanyi yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, itu memilih masuk agama Islam dan menjadi mualaf pada tahun 1997.

Semenjak itu, popularitasnya merangkak naik dan sempat booming saat mengeluarkan lagu ‘Cucak Rowo’ pada 2003. Namun setelah itu, nama Didi Kempot menyurut. Belakangan, dia pun merilis lagu-lagu melow bertema patah hati.

Baca juga:

Tak diduga, lagu-lagu tersebut membuat popularitasnya kembali bersinar. Penggemarnya tak hanya berasal dari kaum marjinal yang identik dengan fans lagu dangdut koplo, tapi meluas ke anak muda perkotaan.

Kemudian, muncullah komunitas penggemar penyanyi kelahiran 31 Desember 1966 itu, yang menamakan diri ‘Sobat Ambyar’.

Di tengah puncak popularitas, Didi Kempot dan istrinya, Yan Vellia, serta kelompok musik pengiringnya, diketahui sering kali menghadiri pengajian Gus Miftah, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta.

Bangun Masjid

Menariknya, salah seorang sahabatnya, Blontank Poer menceritakan sebelum wafat, Didi Kempot sempat menggalang dana dan menghimpun sembako hasil donasi Konser Amal #SobatAmbyarPeduli.

Seperti diketahui, dalam konser amal yang ditayangkan Kompas TV tersebut, Didi Kempot sukses menggalang dana hingga Rp 7 miliar lebih.

Namun sayangnya, Didi yang sempat berjanji untuk mengunjungi markas #SobatAmbyarPeduli untuk melihat kegiatan pengemasan sembako hasil konser amal tersebut wafat lebih dahulu.

“Baru kutahu beberapa hari lalu, ternyata Mas Didi ingin datang ke #RBI, kapan-kapan, tanpa ada wartawan. Dia tidak mau diliput media terkait penyaluran donasi,” ceritanya.

Lebih lanjut, Blonthank menyebut bahwa Didi tidak pernah mengeluh sakit apapun.

“Buat yang masih meragukan siapa Mas Didi, beliau seorang muslim yang dermawan. Dia juga membangun masjid di Ngawi sebagai hadiah kepada istrinya yang selalu dia banggakan sebagai ahli wirid dan seneng pengajian,” katanya.

“Kalau bukan karena banyak wiridan Mbak Putri (istrinya), mungkin saya tidak sekuat sekarang, Mas. Alhamdulillah selalu diparingi sehat dan kuat oleh Gusti Allah,” ucap Didi Kempot seperti ditirukan Blontank

Artikel ini telah tayang di makassar.terkini.id
https://makassar.terkini.id/jalan-spiritual-didi-kempot-mualaf-hingga-bangun-masjid-di-kampung-istri/

Komentar

Rekomendasi

Webinar KBS: Tetap Untung di Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar

Tetap Shalat Jumat, Ini yang Dilakukan di Masjid Modern Kurir Langit Terkait Corona

60 Orang Perwakilan BKPRMI Kecamatan Bontonompo Selatan Kunjungi Masjid Modern Kurir Langit

Nek Singara, Menghabiskan Masa Tua di Gubuk Tak Layak Huni: Ayo Dibantu

Delapan Bulan Hadir di Parepare, Relawan Paskas Fasilitasi Hadiah Umroh Untuk Spiderman

Aksi Spiderman Parepare Curi Perhatian Founder GIB Hingga Beri Hadiah Umroh

Serempak di Tiga Kota, Relawan Masjid Kurir Langit Berbagi Nasi Jumat

Masjid Modern Kurir Langit Akan Dibangun di Maros

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar